Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Berhenti di Lampu Merah (Traffic Light)

Sahabat tekno. Bagaimana Cara Berhenti di Lampu Merah (Traffic Light)? Nah, sepintas itu mudah. Yakni, kita bisa berhenti pada persimpangan lampu merah pada saat lampu traffic light menyala warna merah. Tapi, apakah sesederhana itu? Bagaimana menurut sahabat semuanya? Tentu tidak.


Dokpri.

Nah, bagaimana cara kita agar bisa melakukan hal terbaik saat berada di lampu merah. Kita perlu ketahui, bahwa yang berhenti karena lampu merah, bukan kita saja. Melainkan juga ada pengendara lainnya. Oleh karena itu, kita harus saling menghormati sesama pemakai jalan.

Kemudian, terkait dengan kesiapsiagaan kita berkendara, kita perlu memerhatikan beberapa hal, sebagai berikut.

1. Faktor pribadi kita sebagai pengendara.

2. Faktor kondisi kendaraan kita.

3. Faktor kondisi sosial pengendara lainnya.


Marilah kita perhatikan hal berikut

1. Faktor pribadi kita sebagai pengendara. Artinya, keselamatan berkendara sangat dipengaruhi oleh kita sebagai pengendara. Jika kita sembrono berkendara, dapat menyebabkan hal yang tidak diinginkan. Berkendara tidak boleh ungal-ugalan. Janganlah ada anggapan bahwa jalan raya adalah milik kita sendiri. 

Semua orang pemakai jalan berhak atas jalan raya itu. Termasuk berkewajiban mematuhi rambu-rambu lalulintas.

Kemudian, kita harus menjaga kesehatan diri kita. Tidak boleh minum obat-obatan dalam berkendara. Bisa mengakibatkan kantuk.  Apalagi obat-obatan yang dilarang. Berkendara harus fokus. Saat di perempatan lampu merah pun juga harus hati-hati dan fokus.

2. Faktor kondisi kendaraan kita.

Perhatikan kendaraan kita. Jangan sampai kendaraan kita (baik sepeda motor maupun mobil) rusak tanpa sepengetahuan kita. Sangat berbahaya saat dikendarai di jalan raya. Sebaiknya, lakukan perawatan intensif secara berkala.

Jika kita telah mengetahui kondisi kendaraan kita, supaya lebih hati-hati. Justru tidak boleh sembrono. Misalnya, kondisi rem yang tak laik. Ban yang tipis dan hal lainnya.

3. Faktor kondisi sosial pengendara lainnya.

Nah, faktor ini juga perlu diperhatikan. Dalam berkendara kita harus mematuhi rambu-rambu lalulintas. Dalam berkendara, kita tidak boleh egois. Berikan hak orang lain. Tunaikan kewajiban kita di jalan.

Masyarakat pengguna jalan harus memahami apa yang perlu dijaga di jalan. Sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Misalnya, kecelakaan.

Secara sosial, sebenarnya tidak ada perbedaan status sosial dalam berkendara di jalan raya. Semuanya patuh pada aturan lalulintas. Baik pengendara mobil yang kaya, atau masyarakat biasa, haruslah saling menghormati. Janganlah saling egois di jalan.

Berhenti di Lampu Merah

Saat berhenti di lampu merah atau traffic light, pastikan hal berikut. 

1. Kita memahami aturan lampu merah. Traffic light dengan warna merah, wajib berhenti. Warna kuning, berhati-hati. Sedangkan warna hijau, harus berjalan. Jangan sampai warna merah tidak berhenti dan indikator warna kuning malah semakin cepat lajunya.

2. Pastikan rem kendaraan normal. Sehingga tidak terjadi sesuatu yang berakibat fatal.

3. Hormati pengendara lain. Jangan berebut tempat. Tidak boleh saling mendahului. 

4. Jangan menghalangi jalan saat lampu hijau mulai menyala.

5. Sebaiknya, berilah kesempatan bagi pengendara di depannya untuk berjalan terlebih dahulu.


Nah, para.sahabat, jika demikian kita bisa menjaga situasi di lampu emrah dengan baik dan tertib, kita yakin bahwa arus lalulintas akan berlajan lancar. 


Post a Comment for "Cara Berhenti di Lampu Merah (Traffic Light)"